Disbudpar Bandung Sambut Baik Keinginan Malaysia Soal Pariwisata

Majelis Pelancongan Malaysia, mengajak bertukar wisatawan antar Jabar khususnya Kota Bandung dengan Malaysia.

Wakil Ketua majelis pelancong Malaysia, Datuk HJ Sahariman Hamdan mengatakan, Kota Bandung sangat kaya kuliner dan budaya tapi selama ini warga Malaysia hanya mengenal Kota Bandung sebagai kota belanja pakaian di Pasar Baru dan factory outlet.

“Kami warga Malaysia hanya mengenal Kota Bandung sebagai kota wisata belanja saja. Kami tidak mengenal hal lain yang menarik di Jabar khususnya di Bandung,” ujar Datuk HJ Sahariman Hamdan saat ditemui usai lawatannya ke Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Jalan RE Martadinata, Senin (19/12/2016).

Menurut Sahariman kedatanganya ke Kota Bandung untuk bertukar kebudayaan, dan potensi pariwisata dengan sistem homestay sebagai persahabatan.

“Saya datang untuk membicarakan program jelajah budaya nusantara, tujuan promosi, melalui kegiatan wisata, khususnya
kebudayaan,” ujarnya.

Sahariman mengakui, wisatawan Indonesia memang paling banyak datang ke Malaysia, namun tidak banyak yang mengetahui kebudayaan dan masakan khas Malaysia, semisal Pindang Patin dan Sambal Hitam.

Begitu sebaliknya warga Malaysia tidak mengenal khas makanan Bandung dan makanan khas daerah di Jawa Barat.

“Dengan pertukaran wisatawan, kami harapkan bisa saling bertukar kuliner dan kebudayaan,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Pariwisata, Disbudpar Kota Bandung, Iwan Darmawan mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik pertukaran wisatawan ini.

Mengingat wisatawan Malaysia paling banyak datang ke Jabar dari seluruh wisatawan yang datang.

“Dari 1,5 juta wisatawan asing yang datang ke Jabar, 30 persennya adalah wisatawan Malaysia dan 70 persen datang ke Bandung, ” ujar Iwan. (tsm)

Sumber : http://jabar.tribunnews.com/2016/12/19/disbudpar-bandung-sambut-baik-keinginan-malaysia-soal-pariwisata

Posted on: Jan 26, 2017, by : mitra-sdm

Tinggalkan Balasan